Sekarang Warehouse Blibli.com Diperluas Hingga Ke Pulau Jawa

Posted on

Besarnya perubahan usaha e-commerce menghidupkan bidang beda, terlebih logistik. Bahkan juga perusahaan e-commerce juga tidak ingin ketinggal untuk membuat system logistik sendiri.

Website e-commerce marketplace Blibli. com juga tidak ketinggal membuat system distribusi logistik. Perusahaan yang di dukung group Djarum itu, mempunyai Blibli. com Express Service (BES).

Sekarang Warehouse Blibli.com Diperluas Hingga Ke Pulau Jawa

Walau, perusahaan juga masih tetap menggandeng partner perusahaan logistik yang lain. ”Kami juga kembangkan system warehouse, ” tutur CEO Blibli. com Kusumo Martanto di Jakarta, Senin (21/11).

Kusumo menerangkan pihaknya meningkatkan BES mulai sejak 2012. Awalannya beroperasi di Jakarta. Seiring waktu berjalan, pada 2013 menaikkan warehouse jadi tiga. Blibli. com akan memperlebar hub-hub ke Medan, Surabaya, serta Bandung. ” Th. depan kami perluas sekali lagi jangkauannya, diluar Jawa, ” katanya.

Keseluruhan ke-3 warehouse yang beroperasi yaitu lebih dari 200. 000 m2. Perusahaan juga akan fokus menambahkan warehouse pada kota-kota besar di Indonesia. ” Medan, Surabaya, serta Makassar jadi prioritas kami, karna customer kami cukup besar disana, ” terangnya.

Walau sekian, dia belum juga dapat mengungkapkan jumlah warehouse yang juga akan dibuat di kota itu. Di Jakarta, perusahaan juga akan membuat 5-6 warehouse sekali lagi. Sekarang ini, untuk lokasi Jakarta-Tangerang telah mempunyai 3 warehouse. Sayangnya, manajemen belum juga dapat mengemukakan info berapakah besar investasi semasing warehouse.

Meningkatkan system logistik sendiri, bukanlah bermakna Blibli. com tidak merajut partner dengan perusahaan logistik beda. Ada beberapa perusahaan kurir yang digandeng, salah satunya seperti Pos Indonesia, JNE, NCS, Ninja Express, J&T Express, serta yang lain. ” Untuk prorsinya masih tetap semakin besar mitra logistik. Dengan perbandingan 20% BES serta 80% mitra logistik, ” tuturnya.

Sebagian perusahaan beda juga mempunyai service logistik sendiri. Umpamanya saja, Astragraphia Xprins Indonesia. Perusahaan penyedia service B2B ini mempunyai Layan Gerak Express. Diluar itu, ada pula mataharimall. com dengan system O2O (on-line to off line). Rencana berbelanja itu memakai jaringan ritel dari Matahari Departemen Store.

Kata Tokopedia mengenai untuk segera melantai di Bursa

Anggota Dewan Penasihat Asosiasi E-Commerce Indonesia, Daniel Tumiwa, pada sebagian peluang lantas merekomendasikan aktor usaha seperti Tokopedia yang dilengkapi cek resi untuk melantai di bursa atau pasar modal.

Menurut Daniel, itu adalah satu diantara langkah untuk membendung dampak pemain besar e-commerce dari luar negeri yang diprediksikan miliki peluang merebut pasar dalam negeri Indonesia.

Dengan melantai di bursa serta mengkampanyekan pergerakan untuk investasi pasar modal, menurut Daniel, dapat lebih memajukan usaha e-commerce asal Indonesia.

Keinginannya, saat customer ditempatkan dengan tawaran product dari aktor usaha e-commerce, mereka semakin lebih pilih e-commerce Indonesia karna terasa ikut andil jadi yang memiliki saham.

Lalu, bagaimana respon pihak Tokopedia?

” Sekarang ini, kami masih tetap konsentrasi untuk akselerasi pemerataan ekonomi dengan digital sesuai sama misi serta visi kami. Kurun waktu dekat, belumlah ada keperluan modal kerja penambahan hingga kami juga akan konsentrasi dalam berkarya terlebih dulu, ” kata CEO Tokopedia William Tanuwijaya

Mengenai di satu bagian, William mengakui menyongsong positif kalau makin banyak perusahaan tehnologi yang memperoleh akses modal kerja penambahan dengan melantai ke bursa. Tetapi, untuk Tokopedia sendiri dinilai belum juga butuh mengambil langkah ke step itu sesaat ini.

Dorongan aktor usaha e-commerce untuk melantai di bursa atau go public telah lama didengungkan, termasuk juga oleh Kementerian Komunikasi serta Informatika.

Menteri Komunikasi serta Informatika Rudiantara mengungkap, aktor usaha e-commerce yang go public bisa wujudkan harapan Indonesia jadi negara dengan ekonomi digital paling besar.

Daniel juga menyebutkan hal yang sama. Menurutnya, nanti bukanlah mustahil entrepreneur kecil sebagai pasar usaha e-commerce dalam negeri dapat buat pergerakan mensupport penguatan aktor usaha e-commerce.

Umpamanya tukang nasi goreng atau entrepreneur warteg yang pilih beli bahan memasak di Tokopedia daripada di pemain e-commerce luar negeri karna mereka miliki sisi kecil saham di Tokopedia.